[Blog Tour + Giveaway] Gadis Penenun Mimpi & Pria yang Melipat Kertas Terbang

24 Desember 2016


Judul Buku: Gadis Penenun Mimpi & Pria yang Melipat Kertas Terbang
Pengarang: Gina Gabrielle
Penerbit: Inner Child Crowdfund Publisher
Tahun Terbit: 2016
Tebal: 223 hlm
ISBN: 978-602-74865-0-8
Website: iccpublisher.com
Email: admin@iccpublisher.com
***
Bermula dari kisah seorang pemuda yang Hatinya dicampakkan. Dengan susah payah ia mengambil Hatinya kembali, dan kemudian ia melihatnya: sebuah luka sayatan yang menganga lebar.

"Tetapi, Teman, saat kau tidak tahu apa yang harus kaulakukan, kau akan mencoba segalanya." - hlm. 9
Setelah itu, pemuda yang Hatinya terluka berjalan mengikuti kertas terbang dalam Mimpi yang dilihatnya. Hingga langkah kakinya menuntunnya ke Lembah Es. Pemuda itu mengira Lembah Es dapat menyembuhkan Hatinya. Tapi, tidak. Tempat itu hanya dapat membekukan Hatinya, bukan menyembuhkan. Lalu, akankah luka Hati pemuda itu sembuh? 
Di sisi lain, seorang gadis dengan wajah tertutup cadar sedang mengerjakan tugasnya yakni menenun mimpi di Ujung Pelangi. Ada empat bahan untuk menenun mimpi: Benang Perasaan, Warna Keajaiban, Kegigihan, dan yang terakhir adalah Hati yang Penuh Cinta Kasih. Akan tetapi, stok Benang Perasaan hampir habis! Warna Keajaiban pun semakin menipis. Lalu bagaimana caranya gadis itu meneruskan tugasnya jika salah satu bahan tidak ada?
***

Yuk Kenalan dengan LAN!

1 Desember 2016


PENGERTIAN

Local Area Network (LAN) adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti kampus, gedung, kantor, rumah, sekolah, atau lainnya. Saat ini kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s.

Sumber: di sini

Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi W-fi biasa disebut hotspot. Pada sebuah LAN, setiap node ataau komputer mempunyai daya komputasi sendiri, berbeda dengan konsep dump terminal. Setiap komputer juga  dapat mengakses sumber daya yang ada di LAN sesuai dengan hak akses yang telah diatur. Sumber daya tersebut dapat berupa data atau perangkat seperti printer. Pada LAN, seorang pengguna juga dapat berkomunikasi dengan pengguna yang lain dengan menggunakan aplikasi yang sesuai. 
.
.
CIRI-CIRI
  • Jarak antar terminal tidak terlalu jauh
  • Pada umumnya LAN tersebut milik suatu organisasi atau perusahaan
  • Umumnya tidak menggunakan fasilitas jaringan telepon, sehingga kecepatan pengiriman data juga tidak tergantung pada jaringan tersebut
  • Menggunakan media transmisi berupa kabel yang khusus untuk komunikasi dan biasanya mempunyai kecepatan pengiriman data yang sangat tinggi (1-10 MBps)
  • Biasanya salah satu komputer di antara jaringan komputer itu akan digunakan menjadi server yang mengatur semua sistem di dalam jaringan tersebut
.
.

PRINSIP KERJA
LAN dapat didefinisikan sebagai network atau jaringan sejumlah sistem komputer yang lokasinya terbatas di dalam satu gedung, satu kompleks gedung atau suatu kampus dan tidak menggunakan media fasilitas komunikasi umum seperti telepon. Adapun penggunaan LAN itu sendiri mengakibatkan semua komputer saling berhubungan dalam jaringan pertukaran data. Kerjasama ini semakin berkembang dari hanya pertukaran data hingga penggunaan peralatan secara bersama. LAN yang umumnya menggunakan hub atau switch akan mengikuti prinsip kerja hub itu sendiri. Dalam hal ini, hub tidak memiliki pengetahuan tentang alamat tujuan sehingga penyampaian data secara broadcast, dan juga karena hub hanya memiliki satu domain collision sehingga bila salah satu port sibuk maka port-port yang lain harus menunggu.

Rangkuman dari:
link 1, 2, 3, 4, dan 5


Nama: Selvia Sari Rahmawati
NIM: 153141614111003


Dosen Pengampu: Eka Ratri, Ssi, M.Sc & Pitoyo Widhi Atmoko, M.Si

post signature

Faktor Penyebab Kerusakan Bahan Pustaka

17 November 2016


Udah semester tiga aja! Rasanya baru kemarin jadi mahasiswa baru.
Berhubung aku mengambil jurusan Perpustakaan dan Arsip, jadinya aku nggak jauh jauh dari yang namanya informasi maupun dokumen. Di semester tiga ini matakuliahnya berbeda dong dari semester sebelumnya. Memasuki semester pertengahan, rasanya gerbang menuju masa-masa sibuk mengurus tugas akhir pun semakin dekat. 

Nah, di semester tiga ini ada yang namanya matakuliah 'Preservasi dan Konservasi Bahan Pustaka'. Kali ini aku berbagi secuil yang aku pelajari di matakuliah ini. Sebenarnya kalau diulik lebih dalam, bakalan panjang loooh. Jadi aku putuskan untuk mengambil satu topik yang baru saja dibahas di perkuliahan yaitu faktor penyebab kerusakan bahan pustaka. 

Faktor-faktor yang menyebabkan kerusakan bahan pustaka,yaitu:

  • Faktor Internal
Internal -> dari dalam
Jadi, kerusakan ini disebabkan oleh bahan pustaka itu sendiri.
Seperti bahan kertasnya yang terlalu tipis, tinta yang mudah memudar, ataupun lem atau perekat yang digunakan untuk menyatukan kertas-kertas tersebut.

  • Faktor Eksternal
Eksternal -> dari luar
Jadi kerusakan ini disebabkan oleh faktor di luar bahan pustaka itu.
Faktor Biologi 
* Binatang pengerat (baca: tikus)
Berdasarkan sumber yang aku temukan, tikus merupakan perusak bahan pustaka yang sulit untuk dibasmi. Biasanya kasus yang sering terjadi sih bahan pustaka dijadikan sebagai sarang air kencing tikus. Selain merusak bahan pustaka, ini bisa menganggu kesehatan manusia.
* Serangga
Serangga yang paling sering merusak bahan pustaka menurutku itu rayap sama kecoa. 
* Jamur
Jamur yang menempel pada bahan pustaka dapat mengakibatkan halaman demi halamannya saling menempel satu sama lain jadi pas dibuka besar kemungkinan akan sobek. 

Faktor Fisika 
* Debu
Akibat: kertas mudah rapuh dan cepat rusak
* Suhu udara dan kelembaban
Akibat: buku cepat rusak dan mudah diserang serangga (rayap, kecoa, kutu buku, dan lainnya)
* Cahaya
Akibat: Warna pada tulisan, halaman, sampul buku memudar. Buku menjadi rapuh dan cepat rusak.

Faktor Kimia
Kandungan asam yang terdapat pada kertas dan tinta. Ini dapat mempercepat kerusakan bahan pustaka.

Faktor lainnya
* Manusia
Manusia acapkali kurang bisa memanfaatkan dan menangani bahan pustaka dengan tepat. 
Contohnya, melipat sudut halaman sebagai pembatas, merobek buku, mencoret-coret buku, menggarisbawahi tulisan yang dianggap penting. Pernah nggak?

Sumpah, ini bukan coretanku. Sumber dari sini.

Padahal perlakuan seperti yang aku sebutin di atas bisa mengurangi keindahan buku. Bisa gawat lagi, kalau nilai-nilai informasi yang terkandung di dalamnya berkurang.

* Bencana alam
Ini sih cenderung sulit untuk diprediksi.
Bencana alam yang kumaksud di sini seperti banjir, kebakaran, tanah longsor, dan lainnya.
Apabila bahan pustaka rusak karena faktor bencana alam biasanya susah untuk diperbaiki. Terlebih kalau bahan pustaka bertemu dengan yang namanya api. Kalau bahan pustaka yang rusak karena air bisa diperbaiki dengan cara dikeringkan atau dianginkan namun cara ini tidak efektif kalau bahan pustakanya terendam di air ya...
.
.
.
Nama: Selvia Sari Rahmawati
NIM: 153141614111003
Dosen Pengampu: Eka Ratri, Ssi, M.Sc & Pitoyo Widhi Atmoko, M.Si
post signature