Akhir Kegalauan di Tahun 2011

1 Januari 2012


Postingan terakhir di tahun 2011


*Entahlah, ini puisi atau tulisan refleks, aku tak tahu. Agak alay memang kalau dibaca tapi, seenggaknya aku cukup lega saat coretan ga jelas ini tiba- tiba selesai kuketik. Coretan refleks ini spesial kupersembahkan buat seseorang yang hadir di kehidupanku tiba- tiba di tahun 2011*


Aku tak ingin lagi berharap
          Pada suatu hal yang belum tentu kan terjadi
          Aku tak ingin lagi bermimpi
          Untuk hal yang belum tentu bisa kujangkau

          Apakah kamu dapat memahami perasaanku?
          Apakah kamu tahu
          Apakah kamu menyadari
          Akan perasaanku ini

          Buka matamu dan lihatlah
          Disini ada seseorang yang menunggumu
          Menantikanmu
          Dan mengharapkanmu


          Dapatkah kamu merasakannya?
          Hatiku tertutup untuk orang lain
          Dan berharap kamulah orang yang bisa membukanya

          Apakah harapanku ini terlalu berlebihan?
          Tapi, aku tak ingin berharap lagi terlalu lama
          Aku takut dengan berharap seperti ini
          Akhirnya hanya terjatuh dan terjatuh

          Tahukah kamu?
          Aku benar benar takut kehilanganmu
          Aku takut kamu menghilang dari kehidupanmu
          Dengan memandangmu dari kejauhan
          Dan kamu terlihat bahagia
          Meskipun itu bukan denganku
          Aku sudah senang

          Tahukah kamu?
          Saat kamu bersama bintang yang lain
          Perasaanku tak menentu
          Perasaan itu tak terelakkan
          Perasaan itu mengganjal di benakku
          Membuat apa yang kulihat
          Rasanya tidak ingin kulihat
          Tapi,
          Disaat aku melihat kamu bahagia
          Entah kenapa aku hanya bisa menunduk
          Dan berharap kamu terus bersama bintang itu
          Dan bahagia selamanya

          Aku tak tahu
          Aku benar- benar tak tahu
          Didalam hatimu saat itu seperti apa
          Apakah selaras dengan ekspresi wajahmu
          Ataukah tidak
          Aku ingin tahu
          Isi hatimu saat itu
          Tapi, aku benar benar tak bisa tahu
          Karena kamu tak pernah mengungkapkan
          Sekali kamu mengungkapkan
          Semua itu kamu ucapkan dengan nada bercanda
          Tahukah kamu, disaat itu aku benar benar gundah
          Rasanya setetes air mata
          Jika bisa jatuh sekarang juga
Akan kujatuhkan sekarang juga
Namun ternyata tak kunjung jatuh
Mau kupaksakan agar hati ini menjadi lega
Tetapi tak bisa juga

Tahun 2011 memang indah dan berwarna
Saat kamu hadir dalam hidupku
Aku juga takkan menyangka kalau
Kamu dan aku dipertemukan dengan cara seperti itu
Semua berjalan cepat saat semua itu terjadi
Tapi, aku juga gak nyangka
Semua yang sudah dijalin, akhirnya berakhir juga

Tahukah kamu?
Hatiku saat itu terluka
Meskipun dengan alasan yang konyol,
Tapi aku tetap berharap
Bersama bintang yang lain kamu kan jauh lebih bahagia

Aku tak ingin kamu membuatku berharap lagi
Aku tak ingin kamu membuatku bermimpi lagi
Terlalu lama
Terlalu jauh
Kalau itu semua hanya akan membuatku terluka

Di tahun 2012, di tahun baru ini
Aku ingin kamu takkan membuatku berharap lagi
Bermimpi lagi
Jika kamu memang takkan bisa
Mengubah mimpi itu menjadi nyata

Aku tak bisa melupakanmu
Aku yakin itu
Aku juga tak bisa melupakan semua kenangan konyol kita
Aku jamin itu
Tapi, mulai saat ini
Aku benar benar akan mencoba untuk terus tidak mengingatmu

Satu hal terakhir yang musti kamu tahu?
Satu hal terakhir yang harus kamu tahu?
          Aku menyayangi kamu tapi, waktu kita tak pernah cocok.          

13 komentar:

  1. Haduduuuuh yang lagi galau :D

    Tapi kok ga mau bermimpi lagi? Mimpi itu harus terus ada lho, cuma bedanya kitalah yang nentuin mimpi mana yang paling cocok he2

    Semangat terus ya :)

    BalasHapus
  2. hiks hiks... sabar ai de'. kamu yag mutusin buat lepas dia. jadi harus ikhlas. :)

    BalasHapus
  3. @Novitha Sari Pattara :: Aku tahu kok, kak :) Aku tahu sgala resikonya dari awal. Makadari itu, gak akan lagi aku berharap. Aku ikhlas kok, k'. :)

    BalasHapus
  4. Harapan itu bagian dari hidup. Hidup tanpa harapan bagaikan "Hidup segan matipun tak mau".
    Tanpa harapan manusia tidak akan berkembang, karena harapan adalah cara kita agar termotiviasi menuju jalan kebahagiaan. Jangan takut bermimpi dan jangan takut pula berharap. Tanamkan harapan harus selalu ada Salam dalam hati.

    BalasHapus
  5. @Berbagi Kreativitas :: thanks atas komentarnya :) aku suka banget. Hmm tapi apakah kalo berharap yang terlalu mustahil itu tidak apa apa? Kalo nantinya harapan itu tidak akan terjadi bagaimana?

    BalasHapus
  6. @Dendy Darin :: tau aja nih kalau lagi galau #plak... hehehe :D iya iya.. siip ! thanks atas supportnya (?)

    BalasHapus
  7. bukan tiba - tiba, itu namanya mendadak. hhe
    nice posting.
    terus berkarya

    BalasHapus
  8. Semoga di tahun2 mendatang kegalauanmu semakin tumbuh subur ya.. Allahuma Amin *KABUURRR*

    BalasHapus
  9. ijin nyimak om kunjungi balik ya http://dhe2-komputer.blogspot.com/

    BalasHapus
  10. @Anonim: (¬_¬") Apaan? Hehehe iyaaa (∩_∩)

    BalasHapus
  11. @Dinnar: doanya kok ..... ( -_-") #sabar, sel

    BalasHapus
  12. aku suka kata-kata
    "waktu kita tak pernah cocok"

    BalasHapus

Tinggalkan jejak yuk ^^ Jangan pelit- pelit~ ❤