Tragedi Topi di MOS

12 Desember 2011

              Cerita ini bersifat REAL ! Dengan sebagian nama kusamarkan. Berdasarkan isi sms dan buku harianku, kan kutorehkan kata demi kata tuk menjadi sebuah kisah. Kisah yang abstrak ~


MySpaceMySpace
Selamat Membaca
Jangan Lupa Tinggalkan Jejak
MySpaceMySpace



Ok ! Langsung aja ya. . . MySpace
      
            11 Juli 2011
            Ini hari pertama bagiku dan peserta MOS lainnya untuk melaksanakan ritual yang biasanya ada di semua SMA sebagai upacara penyambutan siswa siswi baru. Dan aku salah satu peserta MOS di SMA Negeri 2 Sangatta Utara. Kali ini aku serasa dipermak menjadi orang yang setengah waras. Bayangkan saja, topi dari pot, rompi dari kardus yang bertahtakan sampah plastik disetiap sisinya, kalung name tag dari sandal jepit dan dikalungkan ke leher menggunakan tali rapia, ikat pinggang dari sandal jepit, tas dari ember dan ember itu dimasukkin ke dalam karung, dan tak luput juga memakai kaos kaki bola ==’ Bayangkan aja tuh gimana hasilnya. Tapi aku masih patut bersyukur, siapa tahu aja SMA yang lain ada yang lebih parah dari ini. Kan mana ku tau.
            Aku mengira ini ritual yang membosankan ! Ritual yang benar benar ga akan ada kenangan yang bisa diambil. Namun, ternyata dugaanku salah. SALAH BESAR !
            Eh tapi, sebelumnya, di hari pertama ini, keselnya aku sudah dibuat nangis duluan sama kakak OSIS nya. Sebenarnya sih aku juga yang dodol, kenapa musti nangis? Tapi, yah gimana… gimana… Namanya juga sudah terjadi. Mau salahin airmata juga percuma. Sebenarnya sih aku gak mau nangis juga tapi, sudah terbiasa sih kalau dibentak, yaa airmataku langsung nyelonong keluar membasahi pipiku. Mucil sekali yah itu airmata? Mau dihilangin kebiasaan itu tapi ga pernah bisa. Aku kalau dibuat jengkel sih yaaa pasti marah. Aku kalau dibaikin yaa pasti ikutan baik. Aku juga ga bisa segampang itu dibikin nangis kecuali kalau dengan cara dibentak. Itupun kalau ngebentaknya dengan ekspresi yang meyakinkan. Lagipula, . . . OMG ! Apa ga ada cara lain sih selain ngebentak ?! MySpace





            12 Juli 2011
            Seperti biasa, ritual yang kemarin musti dihadapi kembali. Dengan berat hati yaa musti kuhadapi. Seandainya bisa masuk dan benar benar diterima di SMA Negeri 2 tanpa mengikuti MOS yaaa aku siap dengan senang hati ikut jalur itu. Yaa wong lebih enak seperti itu. Lebih praktis ! Lebih instan !
            Tapi, aku yakin kok, pasti ada maksudnya dari kegiatan Masa Orientasi Sekolah ini. Makanya aku tetap mengikuti MOS ini, meskipun kata hati malah bilangnya lain. = =’ (Ga kompak nih si hati!?!)
            Lalala~ Waktu terus berjalan. Jarum pendek dan panjang saling berputar pada porosnya.
            Aku akan mengikuti pelatihan baris berbaris (PBB). Tapi, eittsss… Aku kan ga bawa topi. Entah dimana aku taruh topi SMP ku, aku lupaaa… Untung saja ada 2 kabar baik: yang pertama, kakak OSISnya suruh aku buat pinjam topi ke kakak kelas dan yang kedua, ada teman satu kelompokku juga yang sehati sama aku, sama sama ga bawa topi. Namanya, Ulfa. Tanpa buang buang waktu, kami akan meminjam topi. Jeng jerenggg, . . kelas terdekat dari keberadaan kami adalah kelas X1 IPA SHADEWA so, kami langsung bergegas kesana. Sampai depan pintu, yang tadinya udah niat minjam jadi agak grogi dan malu. Wajar aja kan, namanya juga masih newbie di SMA ini. Lagian suasana kelas Shadewa benar benar ramai, hampir menyaingi keramaian pasar didekat rumahku. Untung aja situasi ini ga lama lama kurasakan, akhirnya tiba juga si Ulfa melontarkan kalimat pertanyaannya itu. “Kak, boleh pinjam topinya ga?”. Dari belakang sosok tubuh Ulfa, aku hanya manggut manggut, intinya aku juga minjam. Respon dari kakak kelas disini, bukannya saling menawarkan diri, ini malah saling menunjuk nunjuk satu sama lain. Hedehh MySpace
            Tanpa mikir panjang, kami langsung mengambil 2 topi yang dari tadi sudah diangkat angkat sama kakak kelas layaknya kayak megang tropi atau piala. Itupun aku ambilnya tanpa melihat sosok pemiliknya. Mungkin tahu sedikit sih wajah orang itu tapi, masih ga jelas alias abstrak ! Setelah itu, kami langsung ambil posisi, kembali ke barisan untuk mengikuti pelatihan baris berbaris.
            Waktu terus berjalan. Hingga akhirnya selesai juga PBBnya dan sekarang waktunya untuk istirahat. Yeyey :D Aku langsung mengambil ancang- ancang untuk mereflesh otot ototku. Kutaruh topi yang dari tadi kupakai ke dalam tas emberku lalu pergi untuk beristirahat ria.
            Ambil nafas dalam- dalam lalu keluarkan. Huahhh~ Aku kembali ke tempat tasku, berniat tuk mengambil kembali topi yang kupinjam, karena sebentar lagi PBB akan dimulai lagi. Mataku sedikit melotot, hatiku mulai agak goyah, dan jantungku menjadi berdetak lebih kencang daripada sebelumnya saat kuamati topi yang kupinjam sudah ga ada didalam tasku. Aku amati disekelilingku. Nah itu dia. . .
            “Aneh. . .” batinku dalam hati saat kutemukan topi itu berpindah tempat, untunglah ga berjarak terlalu jauh dari tasku. Topi ajaib! Bisanya berpindah tempat padahal aku yakin topi itu benar benar sudah kumasukkin ke tas kok. Wah. . . Super sekali! Daripada aku buang buang waktu hanya untuk memikirkan itu, aku segera masuk ke barisan lagi dan mengikuti PBB lagi. Huahh :/
            Nah, akhirnya PBB pun selesai. “Lelah”, kata itulah yang pantas mewakili keadaanku saat itu. Aku pun duduk dan menghirup napas dalam- dalam lalu mengeluarkannya perlahan- lahan. Kukibas- kibaskan topi yang kupakai layaknya lagi megang kipas. Tapi, tetap ga ngefek. Masih terasa capeknya  ==’ Sebenarnya, aku sama si Ulfa niat ngembalikan topi itu sekarang tapi, anak kelas XI masih sibuk dengan dunianya yaitu, belajar. Makanya, kami mengurungkan niat tersebut.
            Sehabis itu, kembali lagi akan ada materi yang mau disampaikan. Aku pun segera bergegas ke aula yang ada di lantai 2. Sebelum duduk dan menghayati maksud perkataan pemateri, kutaruh topi itu ke dalam tasku. Kali ini, dengan cermat, teliti, dan ga boleh lagi ada kejadian seperti tadi.
            Lalalala~ Akhirnya selesai juga. Perkataan yang kudengar sepertinya masuk telinga kiri- keluar telinga kanan. Tapi, no prob! Seenggaknya kan aku udah berusaha tuk mendengarkan :D
            Hujan. . .
Tiba- tiba hujan pun turun. Meskipun belum terlalu deras sih. Masih rintik rintik aja. Wah, didalam buku “MISFIL”, hujan itu pertanda akan sesuatu dan terkadang kalo hujan turun itu tandanya akan ada seseorang yang akan menangis #sotak
Balik lagi ke cerita. . .
Nah, aku segera kembali dan berjalan menuju tasku. Niatnya mau naruh kotak pensil sama buku tapi eittsss… Lagi lagi. . . Mataku membulat. Mulai merasa was- was. Aku celingak celinguk ke sekelilingku. Namun, ga ada ! Benar benar ga ada. OK !  Akhirnya kutemukan fakta kalau : TOPI ITU BENAR BENAR HILANG !!! MySpace OMG ! Gimana sudah ini?!
Hehehee~ Aku tertawa dalam hati. Bukan karena aku senang dengan kondisi ini tapi, aku rasanya dibuat gila dan juga stress karena ini. MySpace Tapi, . . . Seperti ada lampu menyala diotakku. MySpace Taraaa~
“Kayaknya tadi orang yang minjemin topi itu ga tau deh siapa yang minjam topinya. Hehehe~ Lebih baik aku pura-pura ga tau aja ahh. Palingan juga ga ketahuan,” ucapku masa bodoh dalam hati.
Lalu, aku jalani hari-hariku kembali. Yang damaiiii, tentrammmm, tanpa memikirkan topi aneh itu!  MySpace
            


               

15 komentar:

  1. huahahha kasian tuh yng kehilangan topi :D

    BalasHapus
  2. memang kasian banget yang kehilangan topi. hahaha

    BalasHapus
  3. siip.... teru lanjutkan karyamu

    BalasHapus
  4. Itu topi misterius.. mgkin yg ngambil itu pemiliknya, pemilik misterius haha

    BalasHapus
  5. @Nanda Okta

    iya nan ,kasian yg punya topi. hmm --"

    BalasHapus
  6. Ditunggu postingan2 berikutnya. :)

    BalasHapus
  7. hahaha baru di MOS langsung curhat di blog ya mbak :D

    BalasHapus
  8. aku mesti hati2 minjemin topiku kalo gitu...hahaa..

    BalasHapus
  9. hahahaha.. Lalu, aku jalani hari-hariku kembali. Yang damaiiii, tentrammmm, tanpa memikirkan topi aneh itu!.. gak bertanggung jawab.. :D

    BalasHapus
  10. ini bukan tragedi Pi... tapi rejeki. hahaha... iya kan?

    BalasHapus
  11. @anonim: thanks :)
    @FridiGraph: hahaha :D sepertinya begitu.
    @syifa: makasi :)
    @ka' Nanda: ckck bener bener kasian --'
    @anonim: hahaha iyee :D
    @junghelicopte: hahaha itu smua masih misteri.
    @ka' Adhe: Wahhh -_____-
    @Alvi: iyaa
    @auraman: wahhh bukan begitu >,<
    @Demo Saputra: hahaha :D biarkan :p
    @NIT NOT: wakakaak :p
    @bang Andro (?): wakakak itu sudah tindakan paling bijaksana :D
    @ka' Funy: siip , ka'
    @ka' Nope: ahhahaha iyaa aja deh #plakk #apaan

    BalasHapus

Tinggalkan jejak yuk ^^ Jangan pelit- pelit~ ❤