Faktor Penyebab Kerusakan Bahan Pustaka

17 November 2016


Udah semester tiga aja! Rasanya baru kemarin jadi mahasiswa baru.
Berhubung aku mengambil jurusan Perpustakaan dan Arsip, jadinya aku nggak jauh jauh dari yang namanya informasi maupun dokumen. Di semester tiga ini matakuliahnya berbeda dong dari semester sebelumnya. Memasuki semester pertengahan, rasanya gerbang menuju masa-masa sibuk mengurus tugas akhir pun semakin dekat. 

Nah, di semester tiga ini ada yang namanya matakuliah 'Preservasi dan Konservasi Bahan Pustaka'. Kali ini aku berbagi secuil yang aku pelajari di matakuliah ini. Sebenarnya kalau diulik lebih dalam, bakalan panjang loooh. Jadi aku putuskan untuk mengambil satu topik yang baru saja dibahas di perkuliahan yaitu faktor penyebab kerusakan bahan pustaka. 

Faktor-faktor yang menyebabkan kerusakan bahan pustaka,yaitu:

  • Faktor Internal
Internal -> dari dalam
Jadi, kerusakan ini disebabkan oleh bahan pustaka itu sendiri.
Seperti bahan kertasnya yang terlalu tipis, tinta yang mudah memudar, ataupun lem atau perekat yang digunakan untuk menyatukan kertas-kertas tersebut.

  • Faktor Eksternal
Eksternal -> dari luar
Jadi kerusakan ini disebabkan oleh faktor di luar bahan pustaka itu.
Faktor Biologi 
* Binatang pengerat (baca: tikus)
Berdasarkan sumber yang aku temukan, tikus merupakan perusak bahan pustaka yang sulit untuk dibasmi. Biasanya kasus yang sering terjadi sih bahan pustaka dijadikan sebagai sarang air kencing tikus. Selain merusak bahan pustaka, ini bisa menganggu kesehatan manusia.
* Serangga
Serangga yang paling sering merusak bahan pustaka menurutku itu rayap sama kecoa. 
* Jamur
Jamur yang menempel pada bahan pustaka dapat mengakibatkan halaman demi halamannya saling menempel satu sama lain jadi pas dibuka besar kemungkinan akan sobek. 

Faktor Fisika 
* Debu
Akibat: kertas mudah rapuh dan cepat rusak
* Suhu udara dan kelembaban
Akibat: buku cepat rusak dan mudah diserang serangga (rayap, kecoa, kutu buku, dan lainnya)
* Cahaya
Akibat: Warna pada tulisan, halaman, sampul buku memudar. Buku menjadi rapuh dan cepat rusak.

Faktor Kimia
Kandungan asam yang terdapat pada kertas dan tinta. Ini dapat mempercepat kerusakan bahan pustaka.

Faktor lainnya
* Manusia
Manusia acapkali kurang bisa memanfaatkan dan menangani bahan pustaka dengan tepat. 
Contohnya, melipat sudut halaman sebagai pembatas, merobek buku, mencoret-coret buku, menggarisbawahi tulisan yang dianggap penting. Pernah nggak?

Sumpah, ini bukan coretanku. Sumber dari sini.

Padahal perlakuan seperti yang aku sebutin di atas bisa mengurangi keindahan buku. Bisa gawat lagi, kalau nilai-nilai informasi yang terkandung di dalamnya berkurang.

* Bencana alam
Ini sih cenderung sulit untuk diprediksi.
Bencana alam yang kumaksud di sini seperti banjir, kebakaran, tanah longsor, dan lainnya.
Apabila bahan pustaka rusak karena faktor bencana alam biasanya susah untuk diperbaiki. Terlebih kalau bahan pustaka bertemu dengan yang namanya api. Kalau bahan pustaka yang rusak karena air bisa diperbaiki dengan cara dikeringkan atau dianginkan namun cara ini tidak efektif kalau bahan pustakanya terendam di air ya...
.
.
.
Nama: Selvia Sari Rahmawati
NIM: 153141614111003
Dosen Pengampu: Eka Ratri, Ssi, M.Sc & Pitoyo Widhi Atmoko, M.Si
post signature

8 komentar:

  1. Kalau di tempatku ya jamur sama anak-anak yang suka main-main di rumah begitu, Mbak. :v

    BalasHapus
  2. Hehehheh, perawatan seperti Fumigasi dll memang cukup merepotkan tapi harus dilakukan. Selain faktor tersebut, polah pemustaka juga amat sangat membengaruhi kerusakan koleksi/

    BalasHapus
  3. emang kalau masalah bencana tidak bisa diprediksi, jadi pencegahan untuk kerusakan bahan pustaka jadi agak sulit. tapi kalau faktor lain mungkin masih bisa dicegah. bukan begitu mba. :)

    BalasHapus
  4. Faktor manusia itu aduh, apalagi kalo punya anak bayek yang suka sobek-sobek, coret-coret. *curhat

    BalasHapus
  5. Wowwww such a cool major, Librarian???
    Buat yang hobi baca itu sumpah beruntung bangeeeetttttttt

    P.S.
    Thank you for the info missss.
    Now I guess I know how to handle my books more properly ^^

    BalasHapus
  6. Wah boleh nih kalo kapan2 dibagi tip merawat buku spy awet. Eh apa jgn2 ada di artikel lain ya?

    BalasHapus
  7. *faktor lainnya; manusia. HEMMM coret" isi buku hha

    BalasHapus
  8. Aku gak suka banget liat buku di coret2 sedih tau liatnya, jangan kn di coret klo temenku pinjem buku ku terus di lipet, wahhh sebel banget akuu

    BalasHapus

Tinggalkan jejak yuk ^^ Jangan pelit- pelit~ ❤